Apa itu Waxing, Manfaat, Efek Samping dan Jenisnya

April 26, 2024

Ingin punya kulit mulus bebas bulu yang bisa bertahan berminggu-minggu? Nah, waxing bisa membantumu mendapatkan kulit impian ini. Buat yang belum pernah coba atau masih penasaran, waxing punya banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan! Yuk, cari tahu apa itu waxing, manfaatnya, jenisnya, dan cara melakukannya

Apa yang Dimaksud dengan Waxing?

Waxing adalah cara menghilangkan bulu dengan mencabutnya langsung dari akarnya. Berbeda dengan cukuran yang hanya memotong bulu di permukaan kulit, waxing membuat bulu tumbuh lebih lambat dan halus. Teknik ini sudah ada sejak dulu banget dan sampai sekarang masih dipakai banyak orang di seluruh dunia.

Apa Saja Manfaat Waxing?

Nah, waxing ini punya banyak manfaat selain untuk menghilangkan bulu, lho. Coba bayangkan, kulitmu akan halus banget tanpa bulu-bulu yang kasar atau bekas cukuran! Ini dia beberapa manfaat waxing:

1. Hasilnya tahan lama

Apakah waxing bisa menghilangkan bulu secara permanen? Berbeda dengan mencukur, hasil waxing hanya bisa bertahan dua sampai enam minggu. Jadi, metode waxing tidak permanen, namun setidaknya kamu tidak perlu ribet nyukur sesering mungkin.

2. Bulu tumbuh lebih halus

Semakin sering kamu waxing, bulu yang tumbuh kembali akan semakin halus dan sedikit. Lama-lama, bulunya jadi lebih susah kelihatan.

3. Kulit jadi bersih

Selain mencabut bulu, waxing juga mengangkat sel-sel kulit mati. Hasilnya kulit terasa lebih halus, cerah, dan sehat.

4. Mencegah bulu tumbuh ke dalam

Kalau habis cukur, kadang ada bulu yang malah tumbuhnya ke dalam kulit. Nah, waxing bisa bantu mencegah hal ini karena bulunya dicabut langsung sampai ke akar.

Proses waxing treatment by Ruhee

5. Bisa untuk area kecil

Waxing bisa menjangkau area yang sulit sekalipun. Mulai dari bulu halus di wajah sampai bagian bikini, semua bisa di-waxing biar rapi dan bersih.

Apa Efek dari Waxing?

Walaupun manfaatnya banyak, ada juga beberapa efek samping waxing yang mungkin kamu alami:

1. Kulit Kemerahan dan Meradang

Kulitmu merah setelah waxing? Hal ini normal, terutama bila rambutmu tebal atau kulit sensitif. Panas dari wax bisa membuat pembuluh darah melebar sehingga area yang di-wax agak kemerahan. Walaupun tidak bisa dihindari sepenuhnya ada cara mengurangi kemerahan ini.

Cara Mengatasi: Pakai serum berbahan lidah buaya untuk menyamankan kulit. Bila area yang di-wax tertutup pakaian, pilih baju yang longgar agar tidak semakin mengiritasi kulit.

2. Kulit Sensitif Terhadap Sinar Matahari 

Waxing adalah bentuk eksfoliasi fisik, artinya permukaan kulit jadi lebih tipis dan sensitif. Area yang di-wax akan lebih mudah rusak oleh radiasi sinar matahari.

Cara Mengatasi: Setelah waxing, pakailah tabir surya untuk menghindari kerusakan kulit. Pilih tabir surya dengan mineral, karena tabir surya biasa dapat membuat kulit meradang.

3. Jerawat 

Jerawat bisa muncul walaupun kamu waxing di tempat terbaik. Saat waxing, rambut dan sebagian kulit terangkat, membuat pori-pori terbuka dan rentan terkena bakteri penyebab jerawat. Kebersihan sebelum dan sesudah waxing sangatlah penting.

Cara Mengatasi: Bersihkan kulit setelah waxing dengan pembersih lembut untuk menghilangkan bakteri. Sebelum waxing, bersihkan dan eksfoliasi kulit dengan sabun badan yang mengandung asam salisilat sebagai pencegahan. Jangan memencet jerawat dan pakai pakaian longgar.

4. Rambut Tumbuh ke Dalam 

Rambut tumbuh ke dalam bisa terjadi setelah proses penghilangan rambut Walaupun waxing tidak seburuk mencukur, rambut masih bisa tumbuh ke dalam. Biasanya, hal ini lebih umum di area rambut tebal seperti ketiak atau area bikini, terutama bagi yang punya rambut keriting.

Cara Mengatasi: Persiapkan kulit dengan benar dan lakukan perawatan setelahnya untuk menghindari rambut tumbuh ke dalam. Eksfoliasi 24-48 jam sebelum dan sesudah waxing, lanjutkan tiga kali seminggu. Pakai serum setelah proses waxing.

5. Benjolan 

Kadang ada benjolan kecil yang muncul beberapa jam setelah waxing. Ini bukan jerawat atau rambut tumbuh ke dalam. Benjolan ini mirip iritasi setelah mencukur, muncul karena reaksi tubuh terhadap proses pencabutan rambut.

Cara Mengatasi: Benjolan tanpa kemerahan akan hilang sendiri dalam 2 hari. Tapi bila benjolan terasa sakit, pakai kompres dingin untuk menenangkan kulit. Setelah itu, oleskan krim kortison untuk mengurangi radang. Pastikan pelembap apapun yang kamu pakai tidak mengandung pewangi.

6. Reaksi Alergi 

Ada banyak jenis bahan dasar wax. Bila kamu merasa alergi pada satu jenis wax, belum tentu kulitmu cocok dengan jenis lainnya.

Cara Mengatasi: Untuk alergi kulit ringan, kompres dengan air dingin dan pakai losion anti-gatal. Bila alergi terlihat parah, segera hubungi dokter atau IGD.

Jenis-Jenis Waxing

Waxing punya beberapa jenis dan cara yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Secara umum, ada dua jenis utama wax: hard wax dan soft wax.

Hasil Treatment waxing hard & soft by Ruhee

1. Hard Wax 

Jenis wax ini mengeras setelah dioleskan ke kulit. Wax jenis ini dihangatkan, lalu diaplikasikan ke area yang diinginkan, dan akan menempel ke rambut (bukan pada kulit) sebelum dilepas. Kamu tak selalu membutuhkan strip untuk melepasnya, dan jenis ini umumnya digunakan di salon-salon.

2. Soft Wax 

Soft wax bertekstur lebih tipis dan lembut. Wax jenis ini perlu dilepas dengan strip. Biasanya, soft wax digunakan pada strip waxing rumahan dan tidak perlu dihangatkan. Sayangnya, soft wax menempel pada kulit dan rambut, sehingga lebih mudah menyebabkan iritasi.

Selain dua jenis di atas, ada banyak lagi jenis yang digunakan. Berikut ini penjelasannya:

3. Cold Soft Wax

Cold soft wax biasanya dibeli dalam bentuk jar atau strip waxing siap pakai. Kalau kamu pilih yang bentuk jar, siapkan stik kayu kecil untuk mengambil wax dan mengoleskannya ke kulit.

4. Pre-Made Wax Strips

Strip waxing siap pakai sudah diberi cold soft wax dalam takaran yang pas; langsung tempel dan cabut deh! Cara ini paling gampang dan nggak bakalan berantakan. Cocok buat pemula karena risiko salah pemakaiannya kecil.

5. Fruit Wax

Meskipun kurang umum, fruit wax punya segudang manfaat baik untuk kulit karena kandungan bahan alaminya yang menutrisi dan bisa mengelupas sel kulit mati (eksfoliasi). Buah-buahan seperti plum, pepaya, dan stroberi kaya akan antioksidan, anti-inflamasi, dan bisa mencerahkan kulit. Fruit wax tergolong dalam kategori hard wax.

6. Sugar Wax

Sugar wax termasuk salah satu metode waxing tertua yang berasal dari Timur Tengah. Bahan-bahannya alami dan sederhana, biasanya kombinasi dari gula, lemon, dan air panas. Sugar wax super lembut di kulit sehingga ideal buat kulit sensitif.

7. Chocolate Wax

Chocolate wax paling lembut di kulit dan dikenal sebagai wax yang paling tidak menyakitkan. Di dalamnya terkandung cocoa, minyak almond, minyak kedelai, minyak bunga matahari, gliserin, vitamin E, dan mineral lainnya.

Waxing adalah solusi untuk kamu yang ingin kulit mulus dan bebas bulu dengan praktis. Hasilnya tahan lama dan bisa bikin kamu tampil lebih percaya diri. 

Nah, sekarang kamu sudah tahu apa itu waxing. Jika kamu ingin melakukan metode waxing, bisa datang ke Ruhee yang menyediakan berbagai macam treatment, termasuk waxing atau threading alis

Di Ruhee, kami selalu siap membantu kamu mendapatkan pengalaman waxing yang nyaman dan memuaskan. Jadi, tunggu apa lagi? Segera rasakan sendiri manfaat waxing di Ruhee!

Subscribe to
our news & promotions

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
© Ruhee
Ruhee (PT Jelita Intan Ayu) is part of PT inspirasi Untuk Wanita
Konsultasi via WhatsApp